Mensiasati Kartu Kredit

Sejak pemerintah menggulirkan dunia perbankan dengan kartu kredit, perusahaan yang menerbitkan kartu kredit tumbuh bagaikan cendawan di musim hujan. Hal ini karena bisnis kartu kredit merupakan lahan bisnis yang sangat menggiurkan dan berfungsi praktis bagi pemiliknya karena tidak perlu antrian panjang di teller bank.

Semakin besar tingkat perkembangan pemegang kartu kredit, semakin tinggi juga resiko kemacetan kartu kredit, salah satu faktor penyebab tingginya kartu kredit yaitu anggapan bahwa karti kredit adalah pinjaman ringan yang dapat dicicil setiap bulan sebesar 10% dari total tagihan. Hal ini memang sangat menggiurkan untuk sebagian orang, namun bila kita cermati jika salah satu bank penerbit kartu membebankan bunga sebesar 3.5% maka jumlah cicilan minimum kita yang sebesar 10% hanya mengurangi pokok tagihan sebesar6.5 %

Jika kita asumsikan kartu kredit hanya digunakan 1 kali saja, maka kemungkinan akan lunas dalam kurun waktu kurang lebih 34 bulan jika dibayar setiap bulan sebesar 10% dari total tagihan berjalan. untuk sebagian orang yang menggunakan kartu kredit secara konsumtif, kapan kartu kredit tersebut akan lunas ? kemungkinan yang terjadi adalah tagihan yang membengkak dan pagu yang diberikan oleh bank mencapai batas maksimal atau malah lebih(over limit).

Perlu kita ketahui bahwa kartu kredit adalah sarana pembayaran, jangan sampai kita artikan bahwa kartu kredit adalah pinjaman (walaupun secara harfiah memang berupa pinjaman). Lalu bagaimana caranya agar kita tidak terlilit kartu kredit ? yang perlu kita lakukan hanya 2 opsi yaitu gunakan kartu kredit secara tepat, jangan sesekali menggunakan kartu kredit sebagai alat pembayaran jika kita tidak mempunyai uang yang cukup untuk melunasi kartu kredit tersebut, opsi yang kedua adalah bayar lunas seluruh tagihan kartu kredit anda setiap bulannya ( sebelum tanggal jatuh tempo), karena jika anda melakukan hal tersebut, anda tidak akan dikenakan beban bunga sepeserpun.

semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: