Tata Cara Shalat – Niat dalam shalat

Rasulullah saw. bersabda, “Sesungguhnya setiap amal bergantung kepada niat. Dan setiap orang hanya akan mendapatkan sesuatu yang ia niatkan… : ( H.R. Imam al-Bukhari, 1:9; hadis sahih).

Niat untuk mendirikan shalat yang dibenarkan oleh syariat Islam adalah yang disertakan dengan takbiratul-ihram. Imam an-Nawawi–semoga Allah merahmatinya–dalam ar-Raudhah mengatakan, : Niat wajib diikutkan pada “takbiratul-ihram”. Sedangkan Ibn al-Mundzir dalam kitab al-Ijma (hlm. 39) mengatakan, “Para ulama sepakat bahwa shalat tidak cukup kecuali dengan niat”. Jadi barangsiapa tidak menghadirkan niat dan mengingatnya dengan hatinya ketika takbiratul-ihram, maka shalatnya tidak sah.

Melafalkan niat ketika takbiratul-ihram adalah sunat, Nabi Muhammad saw. mengatakan, “Sesungguhnya setiap amal bergantung kepada niat”, beliau tidak mengatakan “keraskan niat tersebut”, beliaupun tidak mengatakan “pelankan bacaan niat itu”. Dengan demikian, orang yang berniat dengan hatinya namun tidak mengucapkan dengan lidahnya, maka shalatnya sah.  Sementara orang yang melafalkan dengan lidahnya , sah pula shalatnya, bahkan mengikuti sunah.

Ketika mendirikan shalat isya seseorang harus mengucapkan didalam hatinya : Ushali fardha Isya’i arba’a raka’atin fardhu lillahi ta’ala ( saya niat melakukan shalat fardu isya empat rakaat karena mencari ridha Allah yang maha luhur).

Jika orang yang melakukan shalat itu berkedudukan sebagai makmum, maka ia wajib menambahkan kata-kata ma’muman (makmum), jika ia mengikuti shalat imam tanpa niat untuk mengikuti , maka batal shalatnya. Dan jika ia sebagai imam, maka disunantkan berniat sebagai imam dengan mengatakan imaman (sebagai imam).  Hal ini berlaku untuk seluruh niat yang akan dilaksanakan, tentunya berbeda dalam pelafalan jumlah rakaat apabila akan melaksanakan shalat fardhu yang lainnya atau shalat sunat lainnya.

Hal Penting :

  • Jika imam tidak niat dengan tegas menjadi imam, shalatnya tetap sah, tetapi ia hanya dinilai melakukan shalat munfarid (sendirian), sehingga tidak mendapatkan pahala berjamaah dan pahala menjadi imam, hal ini sesuai dengan sabda Nabi Muhammad saw, “… sesungguhnya setiap orang hanya akan mendapatkan apa yang ia niatkan.” Jika ia tidak niat menjadi imam, maka ia tidak mendapatkan pahala sebagai imam. Semantara orang-orang yang dibelakang shalatnya sah sebagai jamaah dan mendapatkan pahala berjamaah.
  • Sikap ragu-ragu ditengah-tengah shalat (akan melanjutkan atau tidak) dapat membatalkan shalat. Dalam kaitan ini Allah SWT. berfirman : “… dan janganlah kalian membatalkan amal-amal kalian (QS 47:33). Jika orang sedang melaksanakn shalat memutuskan niat shalatnya ditengah-tengah shalat, yakni ia bermaksud sungguh-sungguh (‘azam) untuk keluar dari shalatnya, maka batalah shalatnya meski ia tidak jadi keluar, sebab ia telah membatalkan niatnya. Demikian pula jika seseorang sedang melaksanakan shalat kemudian ragu-ragu antara keluar dan melanjutkan shalatnya, maka batal pula shalatnya, meski ia tidak jadi keluar.
  • Jika seseorang melaksanakan shalat sebelum waktunya dan ia termasuk orang yang bodoh mengenai waktu shalat, maka shalatnya sah jika itu shalat sunat. Tetapi jika shalat yang dilakukannya adalah shalat fardhu, maka shalatnya tidak sah.  Jika ia mengetahui bahwa shalatnya belum memenuhi waktu yang telah ditetapkan, maka ia wajib mengulangi shalatnya. Demikian pula jika ia mengetahuinya ketika takbiratul-ihram, maka batal pula shalatnya, karena syarat sah shalat adalah tepat pada waktunya.

3 Responses to Tata Cara Shalat – Niat dalam shalat

  1. fiona mengatakan:

    keren..buat contoh anak-anak
    pelajar

  2. yarfik mengatakan:

    Saya minta lafal niat yang diajarkan Rasul punya..? Saya ingin sholat seperti sholatnya beliau termasuk lafal niatnya. Kalo anda punya info tentang itu, tolong di posting juga.
    trims.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: